Raha- rabu, tanggal 16 Juli 2019, Pengadilan Agama Raha mendapat kunjungan perdana oleh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Kendari bapak Drs. H. Maskur., MH, beliau didampingi bapak Jastas SHI, kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga PTA Kendari.

Terkait tujuan kedatangan beliau dan rombongan untuk melakukan Pembinaan dan Pengawasan terhadap Tugas dan Fungsi Pengadilan Agama sesuai dengan Surat Tugas Nomor: W-21-A / 841 / HM.00 / VII / 2019, tanggal 08 Juli 2019, selama 3 hari tersebut tanggal 17- 19 Juli 2019 kedatangan rombongan disambut oleh Ketua Pengadilan Agama Raha bapak Drs. Mustafa. MH berbagi jajarannya langsung menuju ruang pertemuan yang sudah di sediakan.

Dua hari kemudian Pada tanggal 18 Juli 2018 setelah sholat Jumat, dilakukan mengekspos pembinaan dan pengawasan yang dilakukan di ruang sidang utama Pengadilan Agama raha denga dihadiri segenap Pimpinan, Para Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, para Pegawai dan Tenaga Kehormatan. Acara di buka oleh Drs. Mustafa. MH (Ketua PA. Raha) dan meminta terima kasih kepada ketua TIM Pengawasan dan Pembinaan dari PTA Kendari yang mulia Bapak Drs. H.Masykur.MH guna meningkatakan kwalitas dan kwantitas pelayanan dan kenerja di Pengadilan Agama Raha;

Selanjutnya Ketua PA Raha menyampaikan keadaan kantor baik fisik maupun prasarana, sumber daya manusia dan sistem kerja aparatur Pengadilan Agama Anggaran yang serba sangat terbatas, namun demikian juga menyangkut yang terbatas itu, juga tidak mementingkan kita untuk tetap memajukkan dan mengembangkan kantor Pengadilan Agama untuk ini menjadi lebih baik, “bekerjalah dengan ikhlas hanya-mata beribadah untuk Allah SWT.” imbuhnya. Kemudian Ketua Pengadilan Agama Raha mempersilahkan bapak hakim Pengadilan Tinggi Agama Kendari untuk memberikan pengarahan.

Diawal pengarahan Hakim Pengadilan Tinggi Agama Kendari rasa terima kasih yang sedalam-tanggung karena sudah ada di PA Raha mendapat sambutan yang luar biasa mulai dari penyambutan tempat menginap hingga jamuan makanannya, lanjut ketua tim PTA hadir apa yang dicari di PA. Raha, yaitu ada Sembilan temuan yang diperoleh terkait di kepaniteraan dan putusan yaitu: 1. File perkara yang sudah terputus tapi belum di jahit yang sudah sudah di jahit, 2. Masih menggunakan kata menghukum yang dibiayai, 3. Penulisan kata Rupiah yang kurang tepat, 4. Penundaan perundingan pertama yang menggunakan kata perr perdamaian meminta kesempatan kepada Tergugat untuk perilisan persidangan, 5. Peletakan renvoi yang kurang tepat diletakkan di sebelah kiri sejajar dengan direnvoi, 6. Penetrasi media dan penunjukan mediasi yang kurang tepat, 7 perundingan kompilasi dengan penyajian yang berbeda-beda disajikan menggunakan mneunda untuk proses pengerjaan yang diperuntukkan untuk laporan mediasi, 8 . Di dalam bas tidak menjelaskan jika jawaban tersebut dibacakan atau tidak diterima di bas ada penjelasan jika menjawab telah dibacakan, 9. Antara BAS dan Putusan tidak lengkap yang tertulis mmemeriksa perkara perdata yang dibutuhkan perkara tertentu. Sementara di bagian kesekretariatan ada beberapa temuan hasil: tentang Refew Indikator kinerja, SK Pengelola SIPP belum ada, SK tim Pencanangan Zona Integritas serta SOP terbaru harus di ubdate setiap tahun,

Pelayan Internal bawah komando Sekretaris untuk dapat memberikan pelayanan yang baik di atas Internal yang melengkapi kepentingan Hakim, Pejabat dan semua pegawai dilingkungan Kantor Pengadilan Agama dikomando oleh panitera oleh Panitera memberikan bantuan yang dapat membantu masyarakat mencari bantuan. Dalam akhir arahannya Tim Pembimbing Pengawasan Pengadilan Tinggi Agama Kendari menempatkan diri untuk bersalaman dengan Hakim dan pejabat lainya dan kemudian foto bersama, pertemuan ditutup dengan membaca Hamdalah.